Masalah Bahan Pewarna

Dari segi pewarnanya sendiri, hampir tidak ada masalah. Tentu saja bila yang dimaksud adalah pewarna yang diizinkan untuk bahan pangan (food-grade). Seadng yang non food-grade seperti pewarna untuk tekstil, jelas tidak thayyib (baik) karena berbahaya bagi kesehatan manusia. Tidak thayyib maka seharusnya cenderung haram.

Tapi pembuatan beberapa pewarna tertentu memerlukan bahan lain agar pewarna tersebut larut dalam air atau tercampur secara homogen dalam bahan pangan berair. Bahan lain sebagai penolong itu disebut carrier. Nah, salah satu jenis carrier yang layak diragukan kehalalanya adalah gelatin.

Carrier juga berfungsi sebagai bahan penyalut (enkapsulasi) sehingga pewarna tidak mudah rusak akibat kondisi penyimpanan. Salah satu bahan yang sering menggunakan carrier adalah pewarna karoten. Sayangnya, keberadaan karoten ini tidak dapat dibaca pada daftar ingredien di label produk, karena memang tidak lazim dicantumkan.

Keterangan adanya dan jenis carrier yang digunakan ada dalam keterangan spesifikasi teknis pewarna itu sendiri. Dan ini hanya bisa diketahui oleh pihak ketiga yang melakukan auditing halal ke industri pangan pengguna carrier.

Jadi, agar aman, belilah produk yang sudah bersertifikat halal, yang ditandai dengan nomor seri MD dan label halal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: