Masalah Bahan Pewarna

Januari 18, 2009

Dari segi pewarnanya sendiri, hampir tidak ada masalah. Tentu saja bila yang dimaksud adalah pewarna yang diizinkan untuk bahan pangan (food-grade). Seadng yang non food-grade seperti pewarna untuk tekstil, jelas tidak thayyib (baik) karena berbahaya bagi kesehatan manusia. Tidak thayyib maka seharusnya cenderung haram.

Tapi pembuatan beberapa pewarna tertentu memerlukan bahan lain agar pewarna tersebut larut dalam air atau tercampur secara homogen dalam bahan pangan berair. Bahan lain sebagai penolong itu disebut carrier. Nah, salah satu jenis carrier yang layak diragukan kehalalanya adalah gelatin.

Carrier juga berfungsi sebagai bahan penyalut (enkapsulasi) sehingga pewarna tidak mudah rusak akibat kondisi penyimpanan. Salah satu bahan yang sering menggunakan carrier adalah pewarna karoten. Sayangnya, keberadaan karoten ini tidak dapat dibaca pada daftar ingredien di label produk, karena memang tidak lazim dicantumkan.

Keterangan adanya dan jenis carrier yang digunakan ada dalam keterangan spesifikasi teknis pewarna itu sendiri. Dan ini hanya bisa diketahui oleh pihak ketiga yang melakukan auditing halal ke industri pangan pengguna carrier.

Jadi, agar aman, belilah produk yang sudah bersertifikat halal, yang ditandai dengan nomor seri MD dan label halal.

Iklan

Jajanan Anak

Januari 17, 2009

Makanan jajanan memang menjadi salah satu keprihatinan kita bersama. Banyak diantara makanan tersebut yang tidak halal dan tidak thoyib. Dari segi kehalalan, ada beberapa makanan anak yang dibuat dari bahan-bahan yang meragukan, seperti penggunaan gelatin pada marshmallow (sebuah makanan kenyal yang saat ini banyak beredar dan digemari anak-anak) dan permen karet.Selain itu hampir setiap makanan dan minuman anak-anak itu selalu mneggunakan bahan perasa (flavour)yang harus dikaji kehalalannya.

Sedangkan dari segi thayib (kesehatan) banyak juga makanan anak-anak ini yang menggunakan bahan pengawet, pewarna, pemanis, antioksidan, dan bahan tambahan lain yang tidak sehat. Bisa dengan bahan-bahan yang dilarang, seperti pewarna tekstil/pengawet yang tidak diizinkan (boraks dan formalin) atau bahan yang diizinkan tetapi dengan jumlah yang melebihi ambang batas. Sebaiknya konsumsi makanan jajanan buat anak-anak kita memang dikontrol dan di awasi, sambil diberikan pengertian kepada mereka mengenai pentingnya makanan yang halal dan thayib. Dari segi kehalalan sebaiknya diperhatikan logo halal atau daftar makanan yang mendapatkan sertifikat halal dari MUI. Sedangkan dari segi thoyibnya sebaiknya diperhatikan nomr registrasi untuk MD, ML /IRT. Namun meskipun sudah halal dan aman (memenuhi aspek legal) jumlahnya juga perlu dibatasi, jangan dibiarkan mengkonsumsi terlalu banyak. Jadi halal, thayib dan tidak berlebihan.